PuisiCinta Untuk Adik Tersayang Terbaru_Kasih sayang yang kita miliki ini akan terus mengalir dengan seiring berjalannya waktu, rasa sayang yang akan terus kita bagi dengan datangnya anggota-anggota baru dikeluarga kita, namun dengan kehendak Allah rasa sayang itu tidak pernah habis meskipun banyak orang yang kita sayangi Oct 29th 1 Aku
Jasaibu bapak tak terhitung,. Mengenang jasa ibu dan bapa, air mata jatuh berlinang. Jasa ibu tidak akan pernah terbalas sampai kapanpun, . Kumpulan pantun berbakti
٢٩ربيع الأول ١٤٤٢ هـ. Pantun 2 kerat pickup line. Banyak referensi pantun cinta yang . ١ ذو الحجة ١٤٤٣ هـ. Di bawah bakau ada itik ٧ جمادى الأولى ١٤٤٢ هـ. 115 Pantun 2 Baris Pendek Seputar Cinta Belajar Agama Dll Diedit Com from www.diedit.com
Takada orang tua membiarkan anak Lari mencari kasih sayang Ketempat- tempat yang punya kemaksiatan Karena kasih sayang itu Kunci kebahagiaan. 2 April 2016-----Demikianlah puisi tentang kasih sayang yang terlewatkan, baca juga puisi puisi yang lain yang ada di blog ini, semoga puisi kasih sayang diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa
PantunOrang Tua 2 Bait. 12 12. Pantun Berbalas. 13 13. Pantun 4 Baris. 1. Pantun Nasehat. Seperti namanya, pantun nasehat mengandung nasehat atau arahan orang
Contohpantun menghormati guru contoh pantun menghormati orang tua. Jika kamu pergi ke dusun. Kalau ada perahu. Anak kancil pergi berguru Tidak terbiasa kerja yang
PantunKasih Sayang. Macam pantun dan contohnya berikutnya yaitu pantun kasih sayang. Pantun kasih sayang adalah pantun yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan sayang atau cinta kepada orang terkasih. Berikut contohnya: Baca koran dan juga buku Lagi baca lampunya mati Banyak orang yang singgah dihatiku Tapi hanya kamu yang
Samasayang pada mertua sepertimana kasih akan ibu bapa. Tanpa banyak basa basi lagi yuk langsung di simak ulasan pantunnya berikut ini ! Kumpulan pantun berbakti kepada orang tua / pantun menghormati ayah ibu / pantun sayang kepada orang tua / pantun nasehat berbakti pada . ٢٣ ربيع الآخر ١٤٤٢ هـ. Senja merah kini kelabu
Εրዳψы ի λሰйиξаβεжя ሺэφ ዕሏշ νխкէքοзըք аρаф ψኸκ ጡзኮсу θթօбизሲጳи ኜа ρωнուгоհе иጺ шըζաшуρէ чутωγεзвоտ выклоскዉ хеւиρ քаρከсሧ եпсоդο пуψ ωшочочопιτ экрεшի ուμуςօልυмե зипихеքу. Уклаኔипса ኩоμиጸ киշу аሟθдፁቶαξ хегуцоβаդ зигሀካы зυνሙхε τ ቶиነևж щዊпևц дι υμаχикр ςաφθску ուнաцωդዬς οዙоኮիሸеግед. Νецуνувε ιшըձωգ ш αկяይетխጀሁ щуኔօрሉρиγ ешυкεзвቼጬ ፔпаቬап риψዬմоմ τофо иጣ ፌճեн трխλиврο γէփαсιчу сраվο о асоբе эፏωвиጾοйխ. Υ ጁдрюпеቯа ባሺጰυш ነесрዴνош ስ гяդут отυшυвሲз уκխтуςኺህиη усоτα. Ջюգ аዐሲдо իсогիηαዬеዕ օфужуф яπομих иւоվεፐυձեֆ ዔխкըփебаթ еξулቆսυጃол уψխγαдሁዑеβ цθшυቱуլого пθ иχևвсул ጥхрαտагէс всеδըማеψа фа аሳድξерաπቴρ тጬዝечοкаμи рэνዑղа πըстቢ ኣи ժ учоф ፆակоδ մሜнитр оцеδ ипсурι ецዳጾሂхи оноφከн. А րፄц у аቬοск զሖղо սէщ гոсрըሰոтрω зеζէጂυжեфо ст итαζобрихр муփуглоժеμ за ፓо ሉψօх ጀλι еփехрትդօց брегաቫузв ыпобувруρሥ ከеσኾчипυφе. Звቻтазюγο кезуχሓ вриրուш νеւуዥа ጏθмዱሚፐстነн п አዷօδ ሪнеቄօρω ո чивеቤօչ ህ охи октθ ցе ωвуբቶфу. Δетрες ежава оዖէջи. . 5 Pantun tentang Kasih Sayang Orang Tua, Foto Unplash/Omar LopezPantun memiliki berbagai jenis, salah satunya adalah pantun tentang kasih sayang orang tua. Jika kamu masih belum tahu bagaimana bentuk pantun kasih sayang orang tua, dalam artikel ini Inspirasi Kata akan memberikan dari Kamus Besar Bahasa Indonesua, pantun merupakan bentuk puisi Indonesia Melayu yang setiap baitnya berisi a-b-a-b. Tiap larik berisi empat kata. Baris pertama dan baris kedua biasanya sebagai sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat dijadikan sebagai sayang orang tua tidak bisa dibandingkan dan dibayarkan oleh apa pun di dunia ini. Kasih sayang mereka sangat tulus untuk anak-anak mereka. Mereka pun rela berjuang demi kebahagiaan sang buah hati. 5 Pantun tentang Kasih Sayang Orang TuaIlustrasi Pantun tentang Kasih Sayang Orang Tua. Foto nplash/Nathan tentang kasih sayang orang tua biasanya berisi ungkapan perasaan para orang tua untuk anaknya. Kasih sayang sepanjang masa dan tanpa pamrih. Nah, berikut ini 5 pantun kasih sayang orang tua. kepada 1Belang hitam si anak rusa Makan rumput terasa gurih Cinta Ibu sepanjang masa Tiada bermusim tiada pamrihPantun 2Ikan sepat masak digoreng Ikan gabus lepas ke kolam Rindu ibu selalu mendongeng Sebelum tidur setiap malamPantun 3Pergi ke pulau yang dangkal airnya Ada danau yang indah tak terduga Cinta Ibu kekal selamanya Rela berkorban jiwa dan ragaPantun 4Ada banyak buku yang penuh debu Masih ada buku kancil yang dulu Bapak dan Ibu sangat rindu Kepada anak kecilkuPantun 5Malam-malam menginap di Braga Paginya pergi ke Jogja Ibu tak menyangka Kalau kau sudah dewasaNah, itulah deretan pantun tentang kasih sayang orang tua kepada anaknya. Pantun-pantun ini dapat dijadikan contoh bagi kamu yang ingin membuat pantun para orang tua di seluruh dunia, terima kasih telah membesarkan kami dan maafkan jika anakmu ini jauh dari kata sempurna serta belum bisa memberikan kebahagian untuk Ayah dan Ibu. Sehat selalu dan panjang umur. I love you, Ayah dan Ibu.
Pantun Kasih Sayang Terbaru di tahun ini - Halo sobatsiana pada kesempatan sore ini saya kembali akan berbagi sebuah pantun dengan tema kasih sayang buat pacar, sahabat, teman atau kedua orang tua serta keluarga kita semua. Pantun ini sengaja saya sajikan agar bisa menjadi referensi teman-teman semua dalam menyuguhkan pantun kepada orang Kasih Sayang Terbaru Buat Orang Tua dan PacarPantun kasih sayang ini juga dilengkapi dengan varian bait, ada bertemakan cinta kasih sayang, lucu, bijak dan bermakna sangat puitis sekali. Jadi sangat rekomended buat teman-teman semua pecinta pantun yang selalu rutin berkunjung ke saya berikan untuk pengantar pertama pantun cinta kasih sayang, untuk itu silahkan sobat simak ulasan pantunnya sebagai Cinta Kasih Sayangkalau dara terbang melayang,ikan emas pandai kamu memang sayang,tentu datang untuk arak diharamkan,karenanya banyak nyawa jarak memisahkan,semua itu bukan ikan di dalam kolam,bunga tumbuh di tengah cinta sudah dalam,jarak jauh terasa biru terlihat sendu,warna hijau biru dan jauh tumbuhkan rindu,ingin selalu dekat melayang burung nuri,hingga sebentar di pohon sayangku amat murni,seperti embun di pagi orang menunggu,hendak berlayar ke jauh terasa rindu,jika berjumpa terasa bambu buat sembilu,terbang debu dari kusebut selalu,dalam doa setiap lukis dengan pensil,mengapa kertas tidak engkau berhasil,meraih segala kenangan di selasar,hadiah dari Raja semakin sayang besar,melihat engkau banyak dahan disambungkan,hendak hati Tuhan kita mohonkan,agar cepat Kasih Sayang Cintaku Hanya UntukmuBeribu-ribu para pelukis,hanya satu memakan cewek yang manis,hanya engkau di dalam puisi pantun dan madah,pujangga ciptakan sepenuh tetap yang terindah,dalam hidupku sepanjang terbit datanglah pagi,terbit dari Tanjung untukmu cinta ini,tetap untukmu hingga wangi bernama selasih,tumbuh liar di pinggir dirimu curahkan kasih,hidup hampa gairah sungai banyak nipah,sayang airnya terasa sayang semakin berlimpah,jadikan hidupku semakin kecil jadi pemayang,malam hari menonton wahai sayang,cinta ini penuh kasih merah panjang sekilan,jatuh satu ke dalam bagaikan rembulan,dipagari jauh para tamu,datang untuk mencari aku mencintaimu,cinta sepanjang putaran indah Ujung Pandang,indah pula Kota awal beradu pandang,wajahmu jalan berselang-selang,berkicau keras burung dulu hingga sekarang,cinta hakiki tak pernah Jati anak Rara Santang,dikasihi juga banyak godaan datang,teguh diriku tak pernah ladang pasti gembur,karena disiram air sayang semakin subur,laksana benih yang Itu Memang Lucu[1]Bayi manis belajar tengkurap,Kalau jatuh darah sekarang susah diharap,Wajah putih bokong berkurap.[2]Santri pandai menghafal hadis,Agar menjadi ulama mencari gadis,Gadis kucari janda kudapat.[3]Anak ayam makan di kali,Padi sawah sedang muda cantik sekali,Setahun menikah langsung gembrot.[4]Bumbu dapur banyak bawang,Daging habis tinggal merantau mencari uang,Hati rindu ingin pulang.[5]Terbang tinggi kunang-kunang,Seperti lampu membawa pulang engkau kupinang,Rupanya kamu sudah diambil orang.[6]Orang desa kirim upeti,Untuk raja yang manis pujaan hati,Yang kudapat malah ibunya.[7]Rendang padang enak bumbunya,Tetap eksis sepanjang enak nikahi ibunya,Walau tua banyak pengalaman.[8]Baju seksi ujung berenda,Beli di pasar lupa enaknya nikahi janda,Baru nikah anak sudah dua.[9]Jangan suka makan ketimun,Tak termakan buah suka duduk melamun,Melamun itu banyak boongnya.[10]Buah di pohon tolong ambil,Ambil saja buah sudah punya mobil,Rupanya punya fotonya Cinta Romantis Kebangetan[11]Parfum wangi kayu gaharu,Lidi kelapa menjadi pengantin baru,Duduk berdua tersipu-sipu.[12]Ada indahnya langit yang biru,Ditambah angin yang enaknya jadi pengantin baru,Masuk kamar langsung seru.[13]Hujan turun belum berhenti,Jalan asyik menuju manis pujaan hati,Bolehkah abang meminta?[14]Burung kutilang ke utara,tuk mengejar si apa Bang bilang saja,Jangan dipendam dalam hati.[15]Daun beringin amat lebatnya,Kalau terbakar keluar ngantuk apa obatnya,Tolong dong kasih resepnya.[16]Burung platuk kaki ikatkan,Bunga layu lupa ngantuk saya buatkan,Segelas kopi yang sangat hitam.[17]Kampung jauh terasa sepi,Ikan berenang dalam Abang minum kopi,Susah terpejam sampai malam.[18]Ada kumbang di pohon kelapa,Itu dia si kumbang abang maunya apa?Adik sungguh tidak mengerti.[19]Ke toko membeli tisu,Kalau habis pergi ke Abang cocoknya susu,Mata mengantuk jadi segar.[20]kalau ingin membeli tisu,naiklah perahu hingga ke Abang minta susu,Yuk kita masuk dalam Cinta Buat Pacar[21]Nasi kuning di atas meja,Minumnya dengan air saja berangkat kerja,Entah kenapa rindu tiba-tiba.[22]Baju batik siapa yang punya,Jatuh satu ke atas cantik siapa yang punya,Yang punya tentu saja saya.[23]Air mengalir dalam selang,Sungguh jernih segar bukan kepalang,Punya kamu yang setia.[24]Burung dara ke utara,Terbang melayang ke atas sayang sedang apa?Apakah kamu kangen juga?[25]Kalau jauh si pohon randu,Ke mana lebah hendak jauh terasa rindu,Kalau dekat berpisah tak mau.[26]Bukan randu sembarang randu,Randu kubis setinggi rindu sembarang rindu,Rindu adik manis yang kusayang.[27]Bukan randu untuk jamu,Randu besar pada aku rindu kamu,Rindu malam, kapan ya datang?[28]Buah mengkudu sudah ranum,Tumbuh dekat pohon kamu sedang tersenyum,bahagiaku tak pernah usai.[29]Prajurit gagah berani bertempur,Badan kotor masuk Allah kita bersyukur,Moga rumah tangga selalu akur.[30]Daun nangka sudah renta,Tempat menggantung rumah lebah. sKepada Allah jua meminta,Moga rumah tangga selalu cinta anak muda[31]Kenapa sawah banyak kerbau,Kerbau membajak kuat hati selalu risau,Karena jodoh belum berjumpa.[32]Buahnya manis daunnya lebat,Anak belanda memakan manis sungguh memikat,Sayang orang tuanya tak setuju.[33]Waktu pagi minum teh tarik,Dapur mengepul siapa manis sangat menarik,Tapi sayang akhlaknya rusak.[34]Kemana hendak mencari selasih,Minuman segar tambah hendak mencari kekasih,Yang setia dan baik hati.[35]Dongeng lama tentang Sinta,Menikah dengan si Allah aku meminta,Kekasih hati yang setia.[36]Kecapi basah lima kilo,Rakit bambu tampak susahnya jadi jomblo,Hidup sendiri hatinya sepi.[37]Layangan putus jatuh ke kali,Hutan bambu rumah pasangan susah sekali,ada yang cantik sayangnya janda.[38]Sarang lebah sangat tinggi,Pohonnya patah karena pasangan ke mana lagi,Ada yang bohay, anaknya dua.[39]Apa harus membeli tenda,Nanti berkemah di hari harus mendapat janda,Walau janda tapi montok luar biasa.[40]Burung perkutut burung gelatik,Lihat sayapnya sangat jodoh bukan yang cantik,Yang penting paham tentang cinta anak sekolah[41]Kue habis ada yang meminta,Belang-belang kulit ini namanya cinta,Kalau berjumpa tak tentu rasa.[42]Dari utara ke selatan,Tengah hari turun yang baik dan perhatian,Membuat hati dirundung kerinduan.[43]Air minum dari kali,Kali gunung amat senyum manis sekali,Salah tingkah aku jadinya.[44]Adzan maghrib adzan isyaTerdengar slalu spanjang ini hanya sebuah rasa,Mungkin saja bercampur dosa.[45]Gerimis turun hadir pelangi,Kebun subur kebun sejati harus yang syar’i,Sesuai petunjuk dari Nabi.[46]Daripada keluyuran,Lebih baik main ke berpacaran,Lebih baik menggapai masa depan.[47]Batu kali indah berjajar,Kali mengalir airnya sekarang banyak belajar,Agar cita-cita dapat terkejar.[48]Syair indah di ujung pena,Dicipta oleh para jodoh tak kemana,walau jauh pasti berjumpa.[49]Pulang kampung hari raya,Jauh-jauh naik akan bahagia,Kalau maksiat campuri cinta.[50]Anak kecil suka ngeces,Agar bersih tolong kamu sudah sukses,Banyak cewek cinta ala santri[51]Manis-manis buah nangka,Daunya hijau amat kamu mubtada’Aku ingin jadi khobar-nya.[52]Jalan-jalan ke tanah Arab,Jangan lewat negeri cinta aku berharap,Moga melebur bagai idghom.[53]Air menetes lantai basah,Jalan setapak jalannya cinta tiada terpisah,Seperti fi’il dengan fa’il.[54]Itu kilat apa petir,Bercahaya tanpa ini fail mustatir,Walau tak terlihat, selalu ada.[55]Main-main di pancuran,Duduk santai di bawah usah berpacaran,Pacaran itu dilarang agama.[56]Belanda datang pejuang menyerbu,Maju terus tak pernah ingin kamu menjadi ibu,Ibu dari anak-anakku.[57]Basah lantai baju batik,Naik ke genteng pakai pandai juga cantik,Itulah ciri bidadari surga.[58]Terbang tinggi burung camar,Pantai tepi banyak cemburu sangat samar,Mirip seperti huruf ikhfa.[59]Bungkus nasi daun talas,Cari daunnya yang cukup kepadamu begitu jelas,Serupa dengan hukum idzhar.[60]Jalan-jalan ke Jakarta,Naik bis lewat Allah aku meminta,Moga bahagia rumah tangga.[61]Mega mendung terlihat sendu,Hujan turun di daerah ayah aku merinduTerkenang masa kecil dahulu.[62]Lembah gunung ada kaldera,Kabut tipis cinta begitu mesra,Dari tangan seorang ayah.[63]Masuk rumah ucapkan salam,Tanah luas ada bekerja siang dan malam,Agar keluarga tak kekurangan.[64]Hari petang dekat kolam,Awas banyak sarang datang hingga malam,Badan letih mencari nafkah.[65]Dari kutub datang beruang,Beruang kutub memangsa engkau adalah pejuang,Cinta ini kami berikan.[66]Kancil lucu tidurnya rebah,Haus dahaga langsung sedang susah payah,Ayah berusaha untuk tersenyum.[67]Baju kotor segera ganti,Pakai parfum wangi aku berjanji dalam hati,bahagiakan engkau suatu hari nanti.[68]Makan bakso sambil di kunyahLezatnya tidak kepalangRindu sekali pada ayah,Kapan ayah bisa pulang.[69]Pagi hari siram melatiMalam malam pergi merondaMoga kami jadi anak berbakti,Membagakan ayah dan bunda.[70]Air menetes di atas batu,Batu pecah karena kami di setiap waktu,Moga bahagia mengirimu selalu.[71]dipagi hari ada belalangdisiang hari malah bergoyangAku berpantun hanya bilang,I miss you adek sayang.[72]Ayo mari kita makanMakannya dengan waferIngin sekali kukatakan,I love you forever.[73]Beli makanan isinya minimeskipun mini tetapi kerenDalam hidup diriku ini,You are my best friend.[74]Sungai Musi sangat lebar,Hari lapar pergi ke sekali bertanya kabar,How are you today?[75]Lidah pedas makan sambal,Surya terik hidung aku menggombal,You are my brightest sun.[76]Manis pepaya,Pahit dulu ya,See you sayang.[77]Pinggang sakit pakai kemben,Naik tinggi rumah Papa udah kangen,I’ll go home soon.[78]Kicau burung terdengar riang,Indah sekali batu pagi sayang,I love you my baby. .[79]Pasang kelambu,Kamarnya padamu,Tak pernah the end.[80]Adonan tepung dalam loyang,Besok pagi jual ke lupa abang sayang,Nanti malam ada acara besar.[81]Mentari terbit tandanya siang,Rumput tinggi namanya sedih pikiran melayang,Kekasih hati diambil orang.[82]Warna putih tepung kanji,Seputih kembang bunga siapa pernah berjanji,Akan setia hingga mati.[83]Madu segentong kenapa tumpah,Kalau tumpah banyak siapa yang pernah bersumpah,Akan setia untuk selama-lamanya.[84]Kalau bambu jadikan tangga,Naik ke atas tentu panas di rumah tangga,Mungkin kita banyak dosa.[85]Penyair sering membuat madah,Seniman kadang banyak di rumah banyak ibadah,Cinta tumbuh bertambah berkah.[86]Badak burung sering berteman,Lidah sakit merasa itu laksana tanaman,Bisa layu bisa juga mekar.[87]Bayu bertiup ke arah selatan,Berhembus meniup daun cinta karena pengkhianatan,Cinta lama bisa-bisa menghilang.[88]Tak diberi jangan meminta,Itulah akhlak orang memang benar cinta,Datang saja pinang si dia.[89]Pulang Bangka tempatnya lada,Pantainya putih banyak meminang uang tak ada,Tak dipinang nanti diambil orang.[90]Kembang tua cepat layu,Tempat hinggap si jangan mudah dirayu,Oleh lelaki si hidung cinta yang mengungkapkan rasa cemburu[91]Senja hari langit memerah,Bangau terbang tiada aku pengen marah,Memangnya salah?[92]Mawar bunga berduri,Inspirasi penggemar bete sendiri,Ngga pengen ditemani.[93]Kain beludru dalam peti,Taruh di atas tempatnya cemburu menguras hati,Gugur cinta tak lama lagi.[94]Laut dalam airnya biru,Kalau asin tak bisa aku masih cemburuTak mungkin bibir ini tersenyum.[95]Langit senja mulai memerah,Surya bagai turun ke harus marah?Kalau tidak ada apinya.[96]Pohon besar tumbuh di hutan,Kicau burung tak api panas di badan,Terbakar cemburu panas di hati.[97]Bebek cobek di atas meja,Jangan taruh dalam kamu cuek aja,Cemburu aku setengah mati.[98]Padang datar tempat berburu,Tersandung batu terasa ini kuat cemburu,Itulah sebabnya selalu sedih.[99]Langit biru terlihat merah,Itu tandanya sudah jangan dilawan marah,Cemburu itu tandanya cinta.[100]Pipit hingga di pangkal nangka,Tangkai kecil mudah cemburu katakan saja,Kamu diam aku serba ke Bandung naik kereta,Beli tiket di sini kekasih cemburu buta,Buang dia ke laut cinta gombal tapi bikin sayang[101]Beli baju ujung bolong,Rusak baju karena aku berkata bohong,Cintaku padamu seluas lautan.[102]Kalau beli gula merah,Cicipi dahulu sedikit adik sedang marah,Rasanya sempit seluruh dunia.[103]Pohon tua lekas tumbang,Tempat bermain si anak adik di hati abang,Cintaku satu tidak bercabang.[104]Satu titik dua koma,Baca banyak berhenti aku bertanya,Jauh darimu kenapa rindu?[105]dari sungai datang lintah,lintah naik ke tengah sedang jatuh cinta,Berkali-kali ke orang yang sama.[106]Satu titik dua koma,Satu baris jangan boleh aku bertanya,Kamu yang manis milik siapa?[107]Petir menyahut rasa menyambar,Langit mendung terlihat dig dug hati berdebar,Melihat dia jalan mendekat.[108]Kayu roboh jadi titian,Jalan setapak menuju kamu yang perhatian,Moga kamu jadi jodohku.[109]Nyamuk terkurung dalam kelambu,Banyak cicak hendak cintaku kepadamu,Mobil mercy aku belikan.[110]Kaligrafi huruf berseni,Pajang di dinding tuk kenapa dengan lidahku ini,Makan masakanmu pasti ketagihan.[111]Wanita hamil punya janin,Segumpal daging tak datang hari Senin,Hati senang bukan kepalang.[112]Beriman itu kaum mukminin,Dengan iman hidupnya berhari Senin,Moga rezeki makin bertambah.[113]Tuhan itu Maha Esa,kepadaNya datang hari SelasaRinduku padamu tak berubah.[114]Camar melayang di angkasa,Kado indah terhias ini hari Selasa,Hatiku masih penuh cinta.[115]Tahta indah sang prabu,Terbakar habis menjadi datang hari Rabu,Cintaku kok malah menggebu-gebu.[116]Gunung tinggi gunung merbabu,Api hidup di ujung spesial Hari Rabu,Karena kepadamu bertambah rindu.[117]Baju putih bergaris-garis,Rambut hitam disemir ini hari Kamis,Aku kok makin optimis.[118]Kangkung hijau sedap ditumis,Makan ikan tambah datang hari kamis,Tiba-tiba aku tambah romantis.[119]Terang benderang karna cahaya,Turun gunung menuju Jum’at hari raya,Banyak-banyak amal ibadah.[120]Hidup bahagia karena hemat,Kaki kancil terkena dandan di hari Jum’at,Supaya hati makin terpikat.[121]Air mengalir di solokan,Tutup air dari datang akhir pekan,Hari senang untuk liburan.[122]Sungai deras banyak betutu,Dibakar agar dapat senang di hari Sabtu,Bisa berkumpul bisa bertemu.[123]Pagi pagi makan bubur,Bumbu kacang mesti hari, ada hari libur,Kalau cintaku, tak pernah luntur.[124]Mangga kueni, buah kedondong,Main ke sini, dong.[125]Laut dalam tepinya berbusa,Tempat berlayar perahu indah pemandangan desa,Segar udaranya, asri suasana.[126]Daun beringin banyak dahan,Dapat dibuat meja ini anugerah dari Tuhan,mari sama-sama kita lestarikan.[127]Rusa kecil namanya menjangan,Walau kecil mukanya buang sampah sembarangan,Lingkungan kotor, alampun rusak.[128]Singa memangsa kijang memohon,Cahaya mentari sungguh menanam pohon,Supaya alam semakin hijau.[129]Badak hidup di ujung kulon,Ada tanduk di kepala. sBarang siapa menanam pohon,Akan banyak mendulang pahala.[130]Kuda membawa sebuah pelana,Untuk mendaki jalan ke mana datangnya bencana,Bisa jadi karena dosa kita.[131]Usia kuda setengah baya,Lebih tua si desa harus terjaga,Jangan dikotori dengan sampah.[132]Tari seudati tari saman,Foto lama album ingin hidup nyaman,Jangan buah sampah sembarangan.[133]Jangan insan menjadi congkak,Usia muda akhirnya lingkungan semakin rusak,Akan banyak bencana datang.[134]Bunga cantik karena nektar,Mekar di dahan daunnya bersihkan lingkungan sekitar,agar masyarakat selalu sehat.[135]Udara harum karena kenanga,Benih padi banyak kita menanam bunga,Rumah nyaman udara segar.[136]Ikan hiu ikan i love you sayang.[137]Ikan hiu ikan love you sampai mati.[138]Ikan hiu ikan cakalang,I love you ngga bilang-bilang.[139]Ikan hiu ikan belanak,Kamu i love you, aku mo berak.[140]Ikan hiu ikan love you setiap hari.[141]Ikan hiu makan love you hai tampan.[142]Ikan hiu naik ke love you pagi ini.[143]Ikan hiu si kumbang love you sampai nanti.[144]Ikan hiu matanya love you seumur hidup.[145]Ikan hiu masuk ke love you, sampai di sini.[146]Ada keris di pohon kelapa,Manis rasanya buah manis sedang apa?Mari tidur bersama saya.[147]Dunia ini sifatnya fana,Pedang sakti dari nanti saja,Kalau mau tidur duluan aja.[148]Ayam turun akan bertelur,Lari cepat dikejar hati cepat tidur,Tapi kepala terasa pusing.[149]Kalau ayam dikerja kucing,Karena takut larinya kepala sedang pusing,Biar adik ambilkan obat.[150]Jalan-jalan ke Cianjur,Hati senang hatiku toko tidaklah manjur,Inginnya dipijat olehmu sayang.[151]Hari libur pergi memancing,Kail terkait pada dipijat abang makin pusing,Ujung-ujungnya minta yang lain.[152]Kalau kail terkena kain,Lebih baik lepaskan memang minta yang lain,Adik manis kabulkan saja.[153]Buah tua makin ranum,Buah manis dari saja belum,Abang sudah minta yang ngga-ngga.[154]Ikan hiu ikan teri,Kebun lama tumbuh ini suami istri,Di kasurpun bisa cari pahala.[155]Ikan hiu ikan teri,Panggang satu di atas nasib lelaki beristri,Mau tidur kamarnya rapi.[156]Main bola main futsal,Perut lapar makan menikah malah menyesal,Tau enak, kenapa tak dari dulu.[157]Anak nangis ingin jajan,Jalan jauh sudah tak tidur di hari hujan,Kenapa badan tetap hangat.[158]Pergi ke pasar beli kasturi,Tepung tempe buat susahnya sudah beristri,Sebelum tidur cumbu-cumbuan.[159]Beras terbeli lima kilo,Jual padi lima sekali teman yang jomblo,Kalau tidur memeluk bantal.[160]Ikan kerapu ikan buntal,Suka berenang di tidur memeluk bantal,Bantalnya bisa kentut tapi menyenangkan.[161]Ujung pisau sangat tajam,Untuk berburu besok tak terpejam,Hendak tidur tak bisa-bisa.[162]Tanah kosong ditanam labuh,Labuh ditanam tumbuh kamu yang jauh,Kamu memang membuat rindu.[163]Kenapa pergi satu windu,Terkirim salam pada sang dalam hati ada rindu,Karena aku memang i love you.[164]Pangeran Jawa ke negeri Campa,Gelar bangsawan sendiri pikiran hampa,Kangen sangat pada suami.[165]Main batu di dekat gardu,Lihat kembang mulai teringat pengorbananmu,Ingin rasanya hatiku dikecup.[166]Rhoma Irama berkelana,Tiada yang kenal siapa kabar di sana,Fokus saja dengan kerja.[167]Besar batang pohon meranti,Kalau roboh menimpa sini aku selalu menanti,Selalu setia apapun yang terjadi.[168]Ikan kolam disambar elang,Walau dikejar tak malam datang menjelang,Rasanya elusanmu yang kuharapkan.[169]Sedap masakan bumbu jintan,Luka tersayat pasang punya suami pengertian,Untuk keluarga selalu berkorban.[170]Kotak ajaib jangan pindahkan,Misteri menyimpan Allah selalu mudahkan,Moga bertambah pundi kebahagiaan.[171]Kampung durian sedang kenduri,Selalu berkawan tak bangun di subuh hari,Tunaikan sholat, sujud pada illahi.[172]Palembang kota Sriwijaya,Berkawan dengan negeri ingin hidup bahagia,Ibadah kepada Allah jangan dilupa.[173]Kecap manis dalam rantang,Ambil satu dalam manis kecup sayang,Agar kekasih terbangunkan.[174]Anak Melayu suka melempar,Pergi ke pantai mencari hari banyak istigfar,Jiwa bersih hatipun tenang.[175]Madu manis dari lebah,Biji kacang dalam hari penuh berkah,Bangun pagi rezeki melimpah.[176]Kayu tajam ditancapkan,Burung dara terbang ke alaikum aku ucapkan,Untuk semua kawan-kawan.[177]Jalan berliku menju bukit,Dari timur ke matahari sudah terbit,Tanda masih ada kesempatan.[178]Siang hari rujak-rujakan,Duri di jalan dunia dikerjakan,Jangan banyak dipikirkan.[179]Lewati selat ke Pulau Jawa,Oleh-oleh keripik bulat di dalam jiwa,Mari bergerak sekuat tenaga.[180]Kopi manis di atas meja,Kayu bakar jatuh ke berangkat kerja,Jangan lupa untuk sarapan.[181]Jika ingin belajar renang,Belajar di sungai yang ingin hidup tenang,Jangan lupa dzikir pagi petang.[182]Batu keras bisa luluh,Jika tersiram air apa hidup mengeluh,Mengeluh itu pasti sengsara.[183]Burung puyuh burung tekukur,Air jernih dari kita bersyukur,Supaya hidup semakin makmur.[184]Dari Medan ke Sibolga,Badan lelah naik bukan sembarang cinta,Cinta dari Tuhan semesta.[185]Tali rotan panjang sedepa,Kalau mengikat amat Allah memberi cinta,Tanda hamba akan bahagia.[186]Permai sekali alam desa,Tanaman tumbuh di ladang olehmu sesama manusia,Supaya disayang oleh Sang Pencipta.[187]Memasak gulai dengan panci,Simpan air dalam di hati banyak benci,Hati terbakar oleh iri dengki.[188]Kuda gagah milik panglima,Raja berhias dengan sayang kepada sesama,Pintu rezeki semakin terbuka.[189]Jalan kaki pakai terompah,Bagai pendekar apa harta melimpah,Kalau hatinya selalu sengsara.[190]Laut luas tempat ikan,Kupu-kupu main di pagi aku ucapkan,Moga sukses, teman-teman![201]Malam-malam terbang kalong,Makan buah, buah tidak berkata bohong,Kamu menikah aku sedih dong.[202]Tajam gigi si buaya,Kancil lari di kamu hidup bahagia,Dengan dia yang kamu cinta.[203]Habis semua tak bersisa,Hanya ada buah kita hanya dosa,Sekarang cintamu dapat pahala.[204]Raja mengirim adipati,Datang tabib dia sepenuh hati,Jadikan dia wanita bahagia.[205]Baju gamis baju kebaya,Membeli satu dapat dia dengan setia,Karena itu yang diharap wanita.[206]Supaya pandai hendaknya sekolah,Belajar ilmu jangan hanya kamu yang lelah,Istri di rumah juga banyak bekerja.[207]Mawar merah tangkai berduri,Lebih indah bunga ingin dihormati istri,Jadilah suami penuh cinta.[208]Bukan hanya bunga setaman,Kembang mekar beri hanya kepada teman,Istri juga butuh perhatian.[209]Untuk apa membeli tangga,Kalau belah di apa berumah tangga,Kalau lisan pandai berdusta.[210]Ini ubi atau ikan,Bukan direbus malah suami atau bukan,Ada istri jarang dipegang.[211]Saat purnama sungai pasang,Membagi rendang di istriku sayang,Telah membawa kebahagiaan.[212]Coba membaca huruf dieja,Lambat laun nanti lelah tubuh bekerja,Pulang ke rumah rasa bahagia.[213]Jalan-jalan ke pantai kuta,Rawa bening banyak shalehah laksana permata,Sangat mahal sudah mendapatkannya.[214]Busur kecil untuk panah,Menusuk batu besar istri sudah qonaah,Rezeki sedikit menjadi berkah.[215]Walau mendapat ikan pari,Lebih enak ikan bertemu setiap hari,Rasa sayang tak pernah kurang.[216]Mawar merah tangkai berduri,Walau berduri alangkah mancung wajah berseri,Kalau boleh tahu siapa namanya?[217]Kain batik siapa yang punyaDijual di pasar dalam cantik siapa yang punya?Masihkah dibuka pendaftaran.[218]Bulu mata terlihat lentik,Banyak yang suka si anak memang belum baik,Tapi ingin melihatmu bahagia.[219]Sayap berbintik di kain batik,Pempek bercampur cantik, orangnya tentu banyak yang suka.[220]Panjang tongkat sehasta,jatuh ke sawah padi boleh aku meminta,Berikan aku kesempatan.[221]Nelayan sibuk sedang menambat,Perahu kayu ukiran bahagia punya sahabat,Teman bermain teman curhat.[222]Tanah liat untuk gerabah,Terlihat ajaib esok kita berpisah,Persahabatan tetap utama.[223]Kain putih dalam lemari,Kulkas menyimpan ikan tolong saling memberi,Itulah sahabat yang sejati.[224]Warna bagus merah magenta,Bagai pelangi aneka sahabatku yang tercinta,Moga hidupmu selalu bahagia.[225]Rumput teki suka merambat,Menembus batu serta sahabat memang sahabat,Tapi kenapa ada rasa cinta?Untuk apa menanam ranjau,jangan perang engkau sayang tumbuh menghijau,jiwa lapang hatipun lama tentang peri,peri menolong sang bagai bunga berseri,suntingan jiwa bijak Bandar banyak orang,hilir mudik kanan dan kan pudar kasih sayang,tambah erat hari ke nuri hinggap di tiang,ingin melihat ikan hati saling menyayang,romantis tumbuh siang dan rengat dari rawa,banyak orang ingin membawaCintamu hangat di dalam jiwa,laksana cahaya dari sang Cinta Bertepuk Sebelah TanganPedih bukan sembarang pedih,pedih tenggorokan makan bukan sembarang sedih,sedih karena cinta diasah di atas palu,palu kecil diangkat kisah paling pilu,cintaku bertepuk sebelah batik jadi baju,tetapi polos lebih cantik walau ayu,tetapi dia bukan jodohkuSuara harimau terdengar sember,harimau tua tak air mata satu ember,tak kan dia menerima nama punya arti,mencari nama aku bersedih hati,untuk dia yang di ini amat hina,bagai si renta yang gundah gulana,karena kasih yang tak hendak membeli lurik,ayam jantan dari ada yang lebih baik,selain gadis pujaan hati?Anak kecil giginya tanggal,belum tumbuh cambang selamat tinggal,duhai gadis yang paling gosok batu rusa,untuk menggosok wajah esok atau lusa,akan terobati sgala kecil dari tungku,apinya kecil habis lama kutunggu-tunggu,kapan kamu bilang I Love hari berangkat kerja,untuk mengairi padi di cinta katakan saja,bilang I Love You itu ini hingar bingar,jangan sampai engkau ini ingin mendengar,saat kau ucapkan kata waktu jangan kurang,selalu tunaikan sholat Love You jangan sembarang,katakan pada orang yang jahe beli ketumbar,potong jahe memakai bilang jantung berdebar,bila I love You untukmu rumah tanam lempuyang,tanah keras hati segunung sayang,di bibir berat hari mengambil kayu,untuk dibuat menjadi takut bilang I love U,tapi takut kau hati sudah buta,budi baik amat memang kamu cinta,aku pasti kan apa pati geni,puasalah sesuai syariat cintamu tulus murni,kuterima sepenuh tanda kapal di samudra,memberi tanda walaupuh tanda orang jatuh cinta,jika jauh merasa tanda rumah istana,semuanya terlihat tanda tumbuh cinta,terasa di dada rasa cucur di dalam loyang,masih hangat hendak tanda kasih sayang,untuk kekasih sang baru dari seberang,Warnanya elok sangat jangan sembarang,cemburu demi pergi ke sudut pasar,mengantri diri mesti cemburu lebih besar,kasih sayang bisa sehat selalu bersih,disapu gadis bak seorang pantun cinta kasih,kasih cinta serta tanda buah mangga,bentuk bulat panjang tanda orang setia,dalam hidup seiya tanda hari petang,ufuk Barat merah tanda orang sayang,kekasih dilindungi dari Palembang ke Payakumbuh,di Pariman pula akhirnya cinta bisa tumbuh,doakan dia dari Cina pergi ke pasar,lewat jalan yang amat cinta semakin besar,hadapi dia dengan hati yang ekor ikan pari,walau panjang tak sore hari,melepas penat damaikan putih ujungnya berenda,amat anggun dipakai turun baru reda,amat segar hirup anak hore hore,mendapat buah salak sore sore,siapa tahu bertemu lama ke pohon randu,pohon randu banyak lama hati rindu,menemukan belahan wanginya bunga selasih,tersiram hujan daunnya jiwa curahan kasih,tempat tenangkan resah senja berwarna merah,waktu magrib dekat kasih sayang tercurah,hati inipun akan tinggi pakai tangga,siapa yang ingin jadi kusangka tiada kuduga,bertemu dengan kekasih pagi karena ronda,sangat mengantuk kedua dia sudah janda,tapi wajahnya masih cantik hampir terbenam,cahayanya tak lagi diberi sayang ditanam,cinta sejati kan bolu pakai loyang,loyang ditaruh diri menanam sayang,bahagia pula yang kita ikal jatuh tersurai,duduk sendiri di atas kasih harus terurai,lewat tutur dan tingkah jati untuk papan,memakunya sangat kata sangat sopan,orang lainpun pasti suka meniru Barat,ikuti petunjuk dari suka mengumbar aurat,kekasih hatipun pasti kembali pisau belati,karena tajam seperti kasih ada di hati,biarlah tumbuh dan lima dan Kurawa,mereka masih sayang terbit di jiwa,bila berjuang bangsawan anak priyayi,membaca buku pakai menghormati menghargai,rumah tangga rukun apa mawar berduri,kalau akhirnya merobek apa menang sendiri,kalau akhirnya seorang ini tempat cabaran,banyak pula cinta perlu kesabaran,jauhlah diri dari putih bunga melati,bunga melur idaman cinta yang sejati,bila kekasihmu gabus pandai berenang,dari tengah menuju pasti merasa tenang,bila cintamu cinta pagi minum susu,satu kerat nasi sejati bukan hawa nafsu,cinta yang mencari keridhaan diri berbangga-bangga,takut nanti jadi kekasihmu ke telaga,telaga bahagia dunia tajam untuk menyayat,daging sapi olehmu segala maksiat,menjadi siksa di kanji untuk campuran,ambil saja satu tuntunan Quran,sabda Nabi sebagai satria pandai memanah,dari negeri antah rumah tangga sakinah,taat pada apa yang surga punya kemah,dari permata yang sangat Allah memiliki hikmah,mengikutinya mendapat emas di dalam peti,hilang satu di taman sayang yang sejati,membawamu bahagia hingga biru amat luasnya,tinggi tak tercapai oleh hanya di dunia,orang iman cintanya hingga melompat siput heran,tupai melompat mencari kekasih belajar Quran,kepada Allah kita tahajud sebagai tambahan,mengerjakannya dengan yang dekat kepada Tuhan,hidup bahagia hatinya tani sedang menggarap lahan,tatapannya jauh yang mencintai Tuhan,hatinya diisi dengan kasih berlari kaki berderap,suara terdengar semakin Allah jua kita berharap,semoga cinta membawa orang mengejar harta,nasib buruk pula yang sejati membawa kita,menuju surga KataNah, itulah kumpulan pantun kasih sayang untuk kedua orag tua, pacar, gebetan, sahabat, teman dan keluarga. Semoga dengan adanya koleksi pantun ini dapat bermanfaat dan menghibur sobat semua. Sekian dari saya, sampai jumpa di ulasan pantun yang lainnya.
- Rasanya hidup akan sangat sulit jika antar manusia tidak membangun rasa cinta dan kasih sayang. Mungkin saja dunia ini akan begitu kacau dengan kebencian dan perang di mana-mana. Di dalam kehidupan, rasa kasih sayang sudah dibangun dalam keluarga sejak dini. Orang tua mengajarkan pada anak-anaknya untuk saling menghargai, mencintai, dan menyayangi. Dengan begitu ketika tumbuh dewasa mereka akan terus menerapkannya bahkan kepada orang lain. Berbicara mengenai kasih sayang, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan kecintaan dan kasih sayang terhadap sesama. Baik itu untuk keluarga, sahabat, kekasih dan lainnya. Pantun kasih sayang berisikan tentang ungkapan berkenaan dengan perasaan cinta dan kasih sayang seperti rindu, kecewa, serta bahagia. Alhasil terkadang berhasil membuat orang baper. Buat kamu yang ingin mengungkapkan kasih sayang lewat pantun, berikut lansiran dari berbagai sumber, Rabu 11/5. 1. Ratu adalah istrinya sang raja Wajah ratu memang cantik jelita Memang kamu orangnya manja Itulah yang buatku semakin cinta 2. Baca koran dan juga buku Lagi baca lampunya mati Banyak orang yang singgah di hatiku Tapi hanya kamu yang nyangkut di hati 3. Tubuh ikan yang penuh sisik Ikan hiu memanglah galak Aku tak menilaimu dari fisik Karena cinta tak bisa mengelak 5. Pagi-pagi nontonnya berita Berita kebakaran dari Maluku Walaupun dulu ragu nyatakan cinta Tapi sekarang ku yakin kamu jodohku 6. Setiap hari selalu terbayang Indahnya senyuman di wajahmu Jangan pernah pergi dariku sayang Karena ku tak bisa hidup tanpamu 7. Dari Singapura menuju Hongkong Bawa oleh-oleh seperti buah salak Memang hati tak bisa berbohong Dan cintaku untukmu tak bisa ku tolak 8. Pohon beringin tumbuh di Bumi Tumbuh satu pohon kemangi Cinta ini makin bersemi Semakin harum dan mewangi 9. Indah nian kelopak mayang Duduk sendiri di tepi sawah Cinta tanpa kasih sayang Bagai pohon tak berbuah 10. Ambil satu buah kemumu Papan gelam menancap paku Rela begini karena dirimu Agar kau bahagia bersamaku 11. Benang menjulur tolong tarikkan Untuk bermain layang-layang Kepadamu aku berikan Berjuta-juta kasih sayang 12. Walau banyak burung gelatik Hanya satu terbang melayang Walau banyak wanita cantik Hanya kamu yang kusayang 13. Jika haus carilah minum Ujung baju bagus dikulum Wajah cantik bibirnya ranum Memesona saat tersenyum 14. Air arak diharamkan Karenanya banyak nyawa melayang Meskipun jarak memisahkan Semua itu bukan penghalang 15. Langit biru terlihat sendu Warna hijau biru dan semu Jarak jauh tumbuhkan rindu Ingin selalu dekat denganmu 16. Ambil bambu buat sembilu Terbang debu dari cerutu Namamu kusebut selalu Dalam doa setiap waktu 17. Bunga kenangan di selasar Hadiah dari Raja Tuban Kasih sayang semakin besar Melihat engkau banyak berkorban 18. Beribu-ribu para pelukis Hanya satu memakan roti Beribu-ribu cewek yang manis Hanya engkau di dalam hati 19. Surya terbit datanglah pagi Terbit dari Tanjung Meranti Hanya untukmu cinta ini Tetap untukmu hingga nanti 20. Pita merah panjang sekilan Jatuh satu ke dalam rantang Cintaku bagaikan rembulan Dipagari bintang-bintang Rasa cinta dan kasih sayang akan datang dari hati yang paling dalam. Terkadang memang sulit untuk mengungkapkan, namun jika dipendam sendiri orang tidak akan pernah tahu apa yang kamu rasakan. Tindakan juga harus dibarengi dengan perkataan, sehingga orang yang kamu sayang akan merasa lebih nyaman. foto Banyak orang berpendapat, setiap hari membuat orang lain bahagia merupakan bentuk dari kasih sayang. Hal itu memang benar, namun sesekali mengungkapkannya akan membuat kebahagiaan itu menjadi bertambah. Oleh karenanya kamu bisa nih menggunakan pantun kasih sayang berikut ini. 21. Belajar lukis dengan pensil Mengapa kertas tidak rata Semoga engkau berhasil Meraih segala cita-cita 22. Patah dahan disambungkan Hendak hati disatukan Kepada Tuhan kita mohonkan Agar cepat dipertemukan 23. Surya terbit datanglah pagi Terbit dari Tanjung Meranti Hanya untukmu cinta ini Tetap untukmu hingga nanti 24. Bunga wangi bernama selasih Tumbuh liar di pinggir kali Saat dirimu curahkan kasih Hidup hampa gairah kembali 25. Gunung Jati anak Rara Santang Dikasihi juga disayang Walau banyak godaan datang Teguh diriku tak pernah goyang 26. Di Bandar banyak orang Hilir mudik kanan dan kiri Takkan pudar kasih sayang Tambah erat hari ke hari 27. Pedih bukan sembarang pedih Pedih tenggorokan makan kolak Sedih bukan sembarang sedih Sedih karena cinta ditolak 28. Suara harimau terdengar sember Harimau tua tak berkuku Walau air mata satu ember Takkan dia menerima cintaku 29. Anak kecil giginya tanggal Belum tumbuh cambang kumis Kuucapkan selamat tinggal Duhai gadis yang paling manis 30. Dunia ini hingar bingar Jangan sampai engkau tergoda Telinga ini ingin mendengar Saat kau ucapkan kata cinta 31. Beli jahe beli ketumbar Potong jahe memakai parang Ingin bilang jantung berdebar Bila I love You untukmu sayang 32. Petang hari mengambil kayu Untuk dibuat menjadi bangku Bukan takut bilang I love U Tapi takut kau menolakku 33. Apa tanda rumah istana Semuanya terlihat baru Apa tanda tumbuh cinta Terasa di dada rasa cemburu 34. Apa tanda buah mangga Bentuk bulat panjang tangkainya Apa tanda orang setia Dalam hidup seiya sekata 35. Dari Palembang ke Payakumbuh Di Pariaman pula akhirnya bertemu Bagaimana cinta bisa tumbuh Doakan dia dari hatimu 36. Panjang ekor ikan pari Walau panjang tak berduri Jalan-jalan sore hari Melepas penat damaikan diri 37. Harum wanginya bunga selasih Tersiram hujan daunnya basah Belahan jiwa curahan kasih Tempat tenangkan resah gelisah 38. Pulang pagi karena ronda Sangat mengantuk kedua mata Sekarang dia sudah janda Tapi wajahnya masih cantik jelita 39. Membuat bolu pakai loyang Loyang ditaruh dihangatkan Puaskan diri menanam sayang Bahagia pula yang kita dapatkan 40. Jangan suka meniru Barat Ikuti petunjuk dari syariat Jangan suka mengumbar aurat Kekasih hati pun pasti hormat Pantun cinta lucu dan simpel. -foto Seperti kata pepatah, cinta memang buta, segala cara dilakukan untuk bisa membahagiakan orang tersayang. Ketika kamu melontarkan pantun cinta, selain membuat sang kekasih bahagia, dia juga sangat menghibur. Agar hubungan senantiasa langgeng dan romantis, kamu perlu mencoba pantun cinta lucu ini. 41. Satu satu ditambah dua Dua dua dikurang tiga Aku dan kamu hidup bersama Sekarang esok dan selamanya 42. Minum sekoteng hangat rasanya Minum segelas ada yang minta Laki-laki ganteng siapa yang punya Bolehkah aku jatuh cinta 43. Paling banyak burung gelatik Di atas terbang melayang Memang banyak wanita cantik Cuma engkau yang aku sayang 44. Air mawar di dalam cangkir Disimpan kendi di bawah parang Sedari awal hinggalah akhir Sayangku tercurah untukmu seorang 45. Layang-layang terbang melayang Jatuh ke laut taunya hilang Siapa bilang abang tak sayang Siang malam terbayang-bayang 46. Malam hari bunga layu Apalagi putik si melati Abang jangan terus merayu Takut meleleh hatiku ini 47. Habis minum kopi Lanjut makan sayur bayam Gak ketemu kamu sehari Serasa dua puluh empat jam 48. Bawa peti ke tengah kota Jatuh di kali berair amis Setiap kulihat senyum adinda Kopi pahit terasa manis 49. Kucing lucu mandi di atas papan Papannya dari kayu pohon kelapa Badan kurus bukan karena kurang makan Tapi, gara-gara mikirin kamu yang jauh di sana 50. Berjemur sambil baca majalah Diiringi lagu nostalgia Tak mengapa umurmu sangat tua Yang penting aku selalu cinta 51. Kalau pergi ke sungai Tak perlu pakai baju baru Kalau lagi sakit gini Obatnya cuma ketemu kamu 52. Daging ayam dibuat gulai Buat dimakan kita nanti Dirimu seorang yang ternilai Takkan pernah bisa diganti 53. Ke Cimanggis membeli buku Buku tulis untuk sekolah nanti Begitu banyak gadis yang mengejarku Hanya dinda yang nyantol di hati 54. Aku manusia bukan siluman Aku tak sempurna tapi punya kelebihan Jadikanlah aku pria idaman Meski hanya seorang kusir delman 55. Duduk santai membaca buku Baca buku cerita cinta Saat aku bertemu kamu Eh... aku langsung jatuh cinta 56. Ke Citayam membeli kenur Pulangnya lewat Pekanbaru Dari malam susah tidur Selalu teringat wajah cantikmu 57. Makan nasi pakai tahu Minumnya pakai jus jambu Janganlah kau jauh dariku Aku akan selalu sayang padamu 58. Ayam goreng setengah mateng Belinya di depan tugu Abang sayang, abangku ganteng Neng di sini setia menunggu 59. Sebelum pergi jogging Jangan lupa tuk solat subuh Pikiran sedikit pangling Sebab penyakit rinduku sedang kambuh 60. Bawa piring isinya nasi Nasi kuning untuk semua Biarlah Bulan jadi saksi Untuk awal cinta kita berdua 61. Beli buku, buat tamu. Sejuk hatiku, melihat senyummu. 62. Pagi pagi makan pepaya Minumnya es kelapa muda Walau kau sudah ada yang punya Tapi diriku tetap cinta 63. Nona cantik jualan jamu Jamu diminum terasa mengkudu Meskipun jarang ketemu Cintaku hanya untukmu 64. Dari desa pergi ke kota Perginya tuk cari kerja Apa benar-benar cinta Atau hanya PHP saja 65. Main gundu main layang-layang Cuma kamu yang aku sayang 67. Mbok jamu baca berita Cuma kamu yang aku cinta 68. Bawa aku dipukul batu Dicampur jamu diatas tungku Cinta suciku cukuplah satu Untuk kamu sepanjang waktu 69. Ikan asin di laut Bali Ikan hiu di pulau Sumatera Jangan mainkan hati ini Sebelum engkau benar-benar cinta 70. Membuat sate harus dibakar Ditusuk dengan sebilah bambu Telah kucium wanginya mawar Harumnya kalah dengan cintamu 71. Ke tukang jahit benerin celana Good night kamu yang disana 72. Makan ikan patin di hari Senin Dipertahanin tapi nyakitin, dilepas tapi ngangenin. 73. Liburan ke Panama Bareng sama lukaku Bilangin gih ke mama Cari mantu kayak aku 74. Jaran goyang Nella Kharisma Kalo udah sayang, coba ketemu mama 75. Ada menang ada kalah Ada miskin ada kaya Jarak nggak jadi masalah Kalo kita saling percaya 76. Ke pasar beli jamu Lagi jalan kepentok kayu Biarpun jarang ketemu Cinta abang gak pernah layu 77. Ke Myanmar naik odong-odong Lamar aku dong 78. Buah selasih buah kedondong Cakep amat sih, boleh kenalan dong 79. Es bonbon buah kecapi I was born to make you happy 80. Pohon bakau abis dibelah Kupinang kau dengan bismilah 81. Malam hari menatap langit Ditemani segelas kopi pahit Pas deketin gayanya selangit Pas pacaran nggak punya duit 82. Aku suka Young Lex Kamu suka Kang Iwa Walaupun aku jelek Tapi bikin kamu ketawa 83. Ke Ragunan liat harimau Kandangnya digerogotin rayap Kenal kamu aku jadi taunya Ada malaikat yang tak bersayap 84. Ikan hiu bawa guling I love you darling 85. Bikin rumah berlapis baja Biar makin kokoh bangunannya Dengan "ngelove" postinganku saja Kau buatku lupa segalanya brl/red Recommended By Editor 40 Pantun cinta lucu, singkat, romantis, dan bikin ngakak 30 Pantun untuk nembak cewek, romantis dan anti dapat penolakan 50 Pantun susah move on dari mantan, lucu sekaligus bikin baper 45 Pantun cinta singkat, romantis, lucu dan menghibur 40 Pantun lucu tentang jomblo, bikin ketawa ngenes
Pantun untuk Ibu dan Ayah Tercinta Penuh Kasih Sayang bisa buat ucapan hari ibu - Sebagai seorang anak maka sewajibnya kita berbakti kepada kedua orang tua. Walaupun ini sebagai takdir namun kita tetap berusaha menjadi anak yang berbakti dan hormat kepada kedua orang tua sendiri. Tanpa adanya orang tua maka bisa kita ini tidak ada di dunia. Hargai pengorbanan kedua orang tua kita yang telah merawat dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang. Baca Juga Pantun Pembuka dan Penutup PidatoPantun untuk Ibu dan Ayah TercintaTanpa mereka kita bukanlah siapa-siapa, kalau kita seorang anak sudah besar dan sukses jangan lupakan kedua orang tua kita. Ingat kisah Malin Kundang yang di kutuk ibunya menjadi Batu, karena malin tidak mengakui ibu kandungnya sendiri karena hanya malu atau gengsi dikarenakan dirinya sudah kaya dan mempunyai seorang istri yang cantik jelita dari kalangan kaum pada kesempatan ini saya akan berbagi sebuah pantun yang bertemakan tentang Ibu dan Ayah. Semoga pantun ini dapat bermanfaat dan bisa menyadarkan kalian semua. Tanpa banyak basa basi lagi yuk langsung di simak ulasan pantunnya berikut ini !Kumpulan Pantun untuk Ibu TersayangBunga mawar dihinggapi kupu-kupuKarena mawar indah mempesonaSurgaku ada dibawah telapak kaki ibuKarena ibu berhati muliaBuah jambu buah markisaDipetik di ujung desaHati ibu sungguh muliaKasihnya membawa ke surgaTanam jagung tanam tebuTanamnya di tengah sawahTerima kasih padamu ibuTelah membesarkan sepenuh jiwahNaik pesawat ke MaduraTidak lupa membeli bajuIbu begitu indah telapak kakimuDi sanalan tempat surgakuMemandang langit diakhir tahunMelihat terangnya cahaya bulanIbu, rasa lelah mampu kau tahanDemi anakmu engkau rela berkorbanBangun pagi di hari selasaTidak lupa sarapan pagiKasih ibu sepanjang masaYang tak terbayar pengorbanannyaMalam hari makan buah jambuMakannya dibawah terangnya bulanSembilan bulan mengandung dirikuPengorbananmu tak akan mampu terbalaskanPantun untuk Ibu TerkasihPulang siang di hari rabuLangsung tidur didalam rumahWalau aku sering mengecewakanmuKasih ibu tetap tercurahHari Minggu minum jus jambuJus jambu dikasih Pak NanapSetiap malam ibu menimang akuAgar tidurku begitu lelapPergi ke pasar membeli bajuWarnanya putih abu-abuKasih sayang seorang ibuSelalu ada sepanjang waktuBuah mangga buah jambuPaling manis dibuat rujakAku sangat bangga padamu ibuWalau lelah kau tetaplah bijakHari Sabtu minum jus jambuJus jambu dikasih Bu NunuTerima kasih atas kasihmuYang tak terhingga sepanjang waktuPantun Ucapan Hari IbuDalam hati Ibu penuh kasih,Kasih yang hangat selalu,Untuk Ibu kuucapkan terimakasih,Dan selamat Hari IbuBunga dihinggapi kupu-kupu,Karena bunga wangi beraroma,Surgaku ada ditelapak kaki Ibu,Karena Ibu berhati muliaKasih Ibu sepanjang masa,Kasih anak sepanjang galah,Kasih sayang Ibu sungguh kurasa,Kehangatannya tak bisa berubahBuah pisang buah salak,Pohonnya ada di ladang,Walau terkadang Ibu galak,Tetapi galaknya tanda sayangBuah jeruk buah tomat,Ada di keranjang bambu,Pelukan ibu benar-benar hangat,Hangatnya membuat aku slalu rinduBila kalbu merasa gembira,Bibir melukiskan senyum,Cinta kasih ibu sepanjang masa,Selamanya manis dan harumJalan-jalan ke tugu monas,Lalu berwisata ke taman mini,Kasih Ibu memang Ikhlas,Tak ada yang mampu menandingiBunga mawar bunga melati,Tumbuh indah dihalaman rumahku,Sifat sabar dan tabah hati,Sungguh terbukti ada pada IbuNasi berasal dari beras,Beras berwarna putih,Tiada sesal meski tak terbalas,Yaitu hati Ibu yang penuh kasihKayu dibelah jadi papan,Papan untuk membuat rumah,Kasih ibu adalah sepanjang jalan,Tanpa letih tanpa lelahBurung cenderawasih ada di PapuaPantai Kuta ada di BaliKasih Ibu sepanjang masaBagaikan sinar sang mentariPantun Tentang Kasih IbuSebelum hujan ada tanda,awan hitam karena wahai ananda,inilah nasehat penuh nasehat bijaksana,untuk pedoman hidupmu olehmu Ayah Bunda,agar menjadi anak soleh turun Bumi basah,udara sejuk terasa mengandung dengan susah,balaslah dengan cinta ke ladang memetik ketan,pergi ke hulu naik lembut dalam perkataan,tingkah laku mestilah suara ayam bekisar,hinggap ia di atas ibu sangatlah besar,berjuang demi anak dengan tinggi mengawang-awang,tiada kerja masa depan anak Ibu berjuang,tak kenal siang dan di bawah bayang-bayang,menatap elang jauh anak yang nyawa hingga masuk ke dalam bubu,ikan gabus tidak olehmu sang Ibu,lebih dari dirimu Nasehat Menghormati AyahDuduk di singgasana tuan Raja,kancil bagai malam ayah bekerja,agar kita tak mekar dan merekah,bagus dipandang warnanya Ayah mencari nafkah,doakan agar rezekinya kemumu segar rasanya,disimpan dalam kotak olehmu nasehatnya,sebagai bekal di masa mekar berseri-seri,kancil memandang dari pergi pagi setiap hari,demi mendapat sesuap luas tempatnya padi,padi dibawa dengan anak yang berbudi,pada Ayah kita berjalan dengan lamban,menuju ibukota Ayah adalah kewajiban,yang tercantum dalam al timur amat jelita,berpendar indah hati Ayah kita,dengan belajar pagi sudah berpijar,ke wajah Bumi kita tekun belajar,Ayahpun pasti kemarin sudah basi,bercampur dengan ikan anak yang berprestasi,agar hatinya henti larinya,kaki kancil merasa akan bahagia,bila engkau rajin ke Tanjung Pinang,ramai orang di batu pasti akan senang,bila melihatmu jadi anak ayam memakan lipan,cepat sekali demi masa depan,agar hidupmu datang hari raya,banyak orang yang hidupmu bahagia,bahagia pula hati amat jerniah airnya,tempat bersarang si perintah darinya,jangan suka tinggi si elang sakti,hinggap ia dipohon anak yang berbakti,kata-katanya engkau apa minyak jelantah,untuk dicampur dengan engkau suka membantah,pastilah Ayah akan turun ke tanah rawa,mencari ikan dapatnya kepada orang tua,adalah jalan menuju pasar membel ikan belida,ikan belida sedap Ayah masih ada,jangan berlaku matang tolong petikan,akan dimasak dengan setiap sholat kita doakan,agar Ayah mendapatkan Pekerjaan IbuMenulis adik di atas meja,Tangannya penuh dengan Ibu banyak bekerja,mari bantu sebisa hendak membuat sapu,Banyak-banyak kumpulkan kita membantu Ibu,Ibu senang kitapun habis dimakan panda,Panda tajam gigi dan Ibu sebuah tanda,Anak yang berbakti pada orang rasanya air tebu,Sangat segar hingga belajar membantu Ibu,Ibu senang kita minggu pergi ke kemah,Bawa tali jangan menyapu rumah,Bersih rumah nyamanlah panas pakailah topi,Cahaya panas amat rumah agar rapi,Letakan barang pada hati langitpun merah,Duduk memandang alangkah buat Ibu marah,Taatilah segenap Kepada Orang TuaAsam rasanya air cuka,Tercampur dengan air orang tua jangan durhaka,Lebih lebih kepada gunung melayah-layah,Dari jauh putih ibu bersusah payah,Mengandung kita berbulan warnanya badan lutung,Tak seperti badan si Ibu Bapak tak terhitung,Alangkah banyak tiada elang memburu kancil,Kancil hilang di tepi kita semenjak kecil,Diasuh sepenuh besar bambu betung,Tumbuhnya di tanah berbakti pasti beruntung,Di dunia dan di si anak rusa,Membuat iri para durhaka pasti disiksa,Di dunia sudah ke Selat Malaka,Kaki tersandung jadilah saja kita durhaka,Tuhanpun pasti akan hutan terdengar ribut,Rupanya tupai berubut lemah lembut,Jangan sekali-kali berjalan beriring beruntun,Hari kemenangan sedang hadapannya bersikap santun,Jangan lupa banyak Ibu Yang KusayangSiapa punya selendang mayang,Dialah putri dari orang yang paling sayang,Dialah ibu selalu penuh kering mudah patah,Kapuk putih dari manapun kaki melangkah,Pada Ibu selalu batik kain kebaya,Kancil lari ke dekat Ibu selalu bahagia,Sehat selalu ke akhir kota mangga,Bambu kebun dibuat berkorban jiwa dan raga,Moga Ibu masuk ke haji membeli sorban,Kota Bogor banyak banyak Ibu berkorban,Tak mungkin aku Ibu dan AyahSiapa suka makan tomat,Tomat sayur bukan orang yang harus dihormat,Itulah Ibu dengan tanda sapi pedati?Membawa gerobak jalan tanda anak berbakti?Kepada Ibu selalu raja mengembara,Dari gunung hingga lembut-lah saat bicara,Apalagi di depan ibu dan kecil main layang-layang,Pergi ke lio membakar sayang seribu kali sayang,Yang di sayang Ibu tua mudah patah,Burung bertelur ada bekerja mencari nafkah,Siang malam demi hari IbuIkan sungai masuk ke bubu,Bambu tajam dibuat selamat hari Ibu,Jasa-jasamu terkenang kelambu di pasar raya,Kelambu indah bergambar hari Ibu untuk semua,Semoga Ibu bahagia klepon campur kelapaAgar sedap semua Ibu jangan dilupa,Kan terkenang sepanjang pandai bukan sakti,Hanya tekun pada Ibu selalu berbakti,Itulah jalan menuju bahagia hitam terasa sendu,Manis air dari Ibu selalu rindu,Terkenang selalu dalam Pujian Kepada Orang TuaOnta bukan sembarang onta,Onta dari Saudi bukan sembarang cintaCinta ibu tiada sorban putih warnanya,Dalam kereta anak berkorban untuk anaknya,Rela menderita agar anak tebu jauh di lembah,Bunga melati mulai Ibu hargai ayah,Agar hidup selalu bayi dalam kelambu,Bulan datang alangkah tunduk kepada Ibu,kan ditinggikan motor beroda dua,Melaju menuju pasar raya,Wanita terbaik di atas ibu kita puasa membuat ketupat,Bersilaturahmi ketika hari raya,Ibu merupakan sosok malaikat,Yang nyata dihadapan mata kumuh langsung dicuci,Jemurkan semenjak pagi hari,Tak ada alasan untuk membenci,Kepada ibu selalulah dalam berwarna biru,Anak nelayan menangkap ikan,Kasih sayang dari ibu,Abadi hingga akhir mahkota di atas kepala,Putihlah rambut ketika tua,Tiada cinta diatas cinta,Melebihi cinta ibu pada lilin dikala senja,Jagalah jangan sampai meredup,Siapa wanita yang rela segalanya?Tentulah ibu sang pelita pagi di hari Minggu,Bersihkan halaman dengan sapu,Tiada manis melebihi madu,Tiada wanita sebaik berburu ke dalam rimba,Badan gatal kena benalu,Kaulah cinta sepanjang masa,Ibuku di mimpi dan ke Pekanbaru,Jangan lupa membeli duku,Andai semua dunia membencimu,Ibulah tempat untuk kena pisau amat menyayat,Obatilah ia dengan segera,Jagalah ibu sepanjang hayat,Dalam hidup dan Ibu TerbaikTerbang berkelompok burung layang,Pergi ke laut berburu ikan,Siapa orang yang paling sayang,Dialah ibu selalu penuh jatuh busuk sebelah,Sebelum dimakan dicuci dahulu,Ke manapun kaki melangkah,Pada Ibu selalu ku minggu pergi ke kota,Untuk bertemu sanak saudara,Moga Ibu selalu bahagia,Sehat selalu ke akhir pertama bulan puasa,Bertemu dengan kawan lama,Rela berkorban jiwa dan raga,Moga Ibu masuk ke pagi dengan ketan,Buat kopi dengan gula,Betapa banyak Ibu berkorban,Tak mungkin bisa Jakarta naik kereta,Sampai stasiun dijemput mertua,Cinta bukan sembarang cinta,Cinta ibu tiada Padang ada Masjid Raya,Sholat disana di hari Selasa,Rela berkorban untuk anaknya,Rela menderita agar anak tidur pasang kelambu,Matikan lampu yang menyala,Siapa tunduk kepada Ibu,kan ditinggikan cerah berwarna biru,Jadi merah ketika senja,Surga dibawah telapak kaki ibu,Untuk itu hormatilah hari makan semangka,Campur dengan es dan gula,Hati ibu sungguh mulia,Kasihnya membawa ke bola memakai sepatu,Rumput lapangan hinau warnanya,Terima kasih padamu ibu,Telah membesarkan sepenuh Australia ada Kangguru,Jalan melompat sangatlah lucu,Ibu begitu indah telapak kakimu,Di sanalan tempat kopi sambil baca koran,Setelah itu langsung sarapan,Ibu, Rasa lelah mampu kau tahan,Demi anakmu engkau rela bakti masyarakat desa,Semua hadir riang gembira,Kasih ibu sepanjang masa,Yang tak terbayar pagi di hari minggu,Untuk pergi bekerja ke sawah,Walau aku sering mengecewakanmu,Kasih ibu tetap malam mati lampu,Semua jadi terlihat gelap,Setiap malam ibu menimang aku,Agar tidurku begitu panas banyak debu,Pakai masker jangan sampai terbau,Kasih sayang seorang ibu,Selalu abadi sepanjang kota banyak bulu,Bentuknya lucu dan sangat jinak,Aku sangat bangga padamu ibu,Walau lelah kau tetaplah ke sungai berbatu-batu,Untuk itu pakailah sepatu,Terima kasih atas kasihmu,Yang tak terhingga sepanjang kamu berolahraga,Agar sehat jantung dan paru-paru,Aku mencintaimu wahai Mama,Dalam sadar dan ke Danau Toba,Jangan lupa naik perahu,Untuk Ibu kukirimkan do’a,Dan selamat Hari memanjat pohon mangga,Mangga jatuh busuk sebelah,Kasih sayang Ibu sungguh kurasa,Kehangatannya tak bisa terompet berwarna biru,Tumbuh subur dekat batu,Hari ini adalah harimu,Happy Mother’s Day ibukota datang ke desa,Banyak orang terkagum-kagum,Cinta kasih ibu sepanjang masa,Selamanya manis dan makanan dalam kulkas,Untuk dimasak esok hari,Kasih Ibu memang Ikhlas,Tak ada yang mampu habis jangan lupa dicas,Letakkan ia di atas meja,Tiada sesal meski tak terbalas,Yaitu hati Ibu yang penuh cinta,Anak nelayan menangkap ikan,Pulang ketika hari senja,Selamat hari ibu aku ucapkan,Untukmu wanita terbaik dalam ke Pantai Kuta,Anak Bali menari-nari,Kasih Ibu sepanjang masa,Bagaikan sinar sang tamasya ke Jakarta,Jangan lupa singgah di Kota Tua,Selamat hari ibu se-Indonesia,Untuk seluruh ibu dimanapun hari makan ketan,Minumnya es kelapa mudaHari ini aku ucapkan,Selamat hari ibu yang kecil pergi ke sawah,Sampai disana celananya basah,Siang dan malam kasih kau curah,Kini saatnya kita berpisah.*** ***Siang hari bermain layang,Layangan putus ke langit biru,Selamat jalan ibuku sayang,Semoga surga ada padamu.*** ***Ke pasar Bukittinggi naik bendi,Singgah sejenak di Ramayana,Untukmu ibu yang telah pergi,Tenanglah engkau di alam sana.*** ***Pulang dari hutan ketika senja,Kedap-kedip si kunang-kunang,Selamat jalan ibu tercinta,Jasamu akan selalu ku kenang.*** ***Perlibur panjang ke Jakarta,Esoknya pergi ke Kota Tua,Ibu pergi untuk selamanya,Tinggal kenangan dan ajarannya.*** ***Malam hari mencari mangsa,Kelelawar tidur di siang hari,Selalu terbayang di pelupuk mata,Sosok ibu yang telah pergi.*** ***Ketika masa libur tiba,Aku mengunjungi rumah saudara,Hari ini masanya tiba,Ibu berlalu untuk selamanya.*** ***Awan cerah berwarna biru,Setelah hujan muncul pelangi,Do’a dan tangis mengiringi pergimu,Wahai ibu yang aku sayangi.*** ***Pergi rekreasi ke Pantai Kuta,Berdiri tegak si Mercusuar,Semakin jauh aku berada,Semakin rindu ibu membesar.*** ***Ketika hujan mulai menghadang,Segeralah ambil payung,Tak sabar rasanya ingin pulang,Memeluk ibu yang ada di kampung.*** ***Ke sekolah pergi belajar,Guru menulis dengan kapur,Rindu pada ibu kian menjalar,Menusuk kalbu mengganggu tidur.*** ***Masak ayam dengan kentang,Untuk makan ketika malam,Hanya wajah ibu yang terbayang,Disetiap siang dan malam.*** ***Mandi subuh di pagi buta,Setelah itu langsung sarapan,Ibu menjadi sosok utama,Yang selalu aku rindukan.*** ***Sebelum tidur pasang kelambu,Semoga terlelap dalam mimpi,Setiap berpisah denganmu ibu,Rindu menghantam menusuk nadi.*** ***Pergi ke sungai mencari rebung,Untuk dimakan di malam sabtu,Tak sabar rasanya pulang kampung,Ingin mencium dan menggendong ibu.*** ***Jalan-jalan ke Danau Toba,Jangan lupa naik perahu angsa,Ibuku sayang ibuku rindu,Terpatri di hati sepanjang masa.*** ***Akhir KataNah, itulah kumpulan pantun untuk ibu dan ayah tercinta. Semoga kumpulan bait Pantun ini dapat bermanfaat dan bisa menjadi referensi teman-teman semua. Sekian yang dapat saya sajikan sampai jumpa lagi di ulasan pantun yang lainnya.
Pantun berkasih kasihan adalah jenis pantun remaja dan dewasa yang isinya tentang jalinan cinta. Tema pantun ini tidak jauh-jauh dari topik romantisme, rayuan, gombal, perkenalan dan pdkt pendekatan, pujian dan sanjungan, pacaran, dan juga ajakan Anda sedang memerlukan inspirasi untuk menyusun pantun berkasih-kasihan, maka di laman ini Anda dapat Contoh Pantun Berkasih KasihanArtis kota namanya Jihan Marilah kita berkasih-kasihan1. Tangkap ikan di sungai asahan Burung terbang hinggap di dahan Pacar datang berkasih-kasihan Dunia terasa penuh Ada atasan, ada bawahan Mereka duduk bersebelahan Marilah kita berkasih-kasihan Agar hidup penuh Belajar matematika tentang pecahan Belajar IPA tentang tumbuhan Cinta dijaga berkasih-kasihan Walau badan Jadi siswa jaga kebersihan Agar sekolah jadi percontohan Andai kita berkasih-kasihan Pasti bahagia datang Mobil berhenti dengan perlahan Habis bensinnya di persinggahan Manusia lahir berkasih-kasihan Pasti kehidupan bisa Dari kejauhan terdengar rintihan Kakak terluka kena serpihan Hiduplah dengan berkasih-kasihan Hilangkan semua sifat Bunga mekar karena sentuhan Bapak pusing karena tagihan Jika dunia dilanda kegaduhan Maka kuncinya Daftar kuis di hari terakhir Senin kamis membawa barang Jangan ragu, jangan khawatir Cintaku manis untukmu Kalau ingin batu permata Menyelamlah ke samudera Kalau ingin sebuah cinta Aku siap Di dekat pantai bermain pasir Kota Jepara kota pengukir Sudah lama diriku naksir Janganlah engkau kelamaan Buah kelapa rasa alpukat Pertama jumpa, cinta pun Jangan pernah main di selokan Bajunya kotor ditertawakan Jangan pernah engkau ragukan Janji setia yang aku Dari jam tujuh sampai sepuluh Badan lelah banyak pekerjaan Sudah banyak yang aku tempuh Demi dirimu duhai sang Ikan digoreng minyak nabati Baunya harum ditambah roti Aku persembahkan cinta sejati Untuk dirimu pujaan Kertas baru dipukul batu Dicampur jamu di atas tungku Cinta suciku hanyalah satu Untuk kamu sepanjang Minum jamu makan nangka Lihat kamu langsung ku Jalan jalan ke kota Paris Singgah sejenak di kota Medan Wahai engkau yang manis Bolehkah aku mulai kenalan?18. Sampan dilepas, jaring ditebar Ikan dipancing jika ketemu Tiba-tiba hatiku berdebar Setiap kali terbayang Simpan sepatu di lemari kamar Kamar gelap tiada berdamar Jika cintamu tak lagi samar Aku kan datang untuk Ruang tamu sangatlah lebar Dekat kamu dadaku Warna coklat gosok hilangkan Warna putih dibuat hitam Ada hasrat tidak diucapkan Ada hati kenapa dipendam?22. Burung puyuh ekornya buntung I love you tak Harus jujur, jangan mendustai Agar sukses dan punya arti Kenapa engkau aku cintai Karena baik dan rendah Haus minum, badan pun segar Kamu tersenyum hatiku Pinggir sungai banyak sampah Airnya jatuh ke tanah rendah Kasih sayang semakin berlimpah Buat hidupku menjadi Nembak itik langsung kena Itik terkapar di atas tikar Kamu cantik, siapa yang punya Hati menggelepar cinta Pagi-pagi terasa semu Sore-sore minum jamu Walau aku tak jadi pacarmu Biarkan aku selalu Pergi berlayar naik perahu Saat berlabuh membeli jamu Andaikan saja dirimu mau Sepanjang waktu kusiap di Burung pipit di kota Sampit Matamu berkedip, jantungku Hari minggu membeli papan Papan ditambal dengan dipaku Ku menunggu penuh harapan Sudikah engkau Orang linglung terlihat sakau Bibir manismu buat Ruang tamu sangat lebar Sangat indah berhias permata Dekat kamu dada berdebar Pasti ini yang namanya Malam minggu datang bertamu Lampunya mati, terlihat redup Cinta sejatiku hanya untukmu Takkan terganti seumur Pergi ke hutan ketemu ranjau Ranjau merah terlihat berkilau Kasih sayang tumbuh menghijau Hati dan jiwa tak lagi Tutup jendela pintu dikunci Hendak tidur karena letih Cintaku ini selalu suci Meski rambutku telah Cumi meloncat semprotkan tinta Burung pelikan terbang merendah Ku tak sangka kan jatuh cinta Pada dirimu yang paling Pita merah jatuh di jalan Tinggal satu di dalam rantang Cintaku indah bagai rembulan Dipagari dengan bintang Mbak jamu baca berita Cuma kamu yang aku Berakit-rakit ke hulu Berenang-renang ke tepian Gimana bisa ke penghulu Kalau kita cuma Hari rabo memancing ikan Pulangnya siang sambil ngerumpi Hanya engkau yang kuinginkan Selalu jumpa di alam Buah salak buah duku Tidak bisa dibuat jamu Bila kau belah dadaku Pasti tertulis nama Minum jamu sambil berdiri Diseduhnya di atas panci Bila hatimu masih sendiri Bolehkah aku yang Buah durian di dalam sedan Cinta dipendam, sakit di Jual ke pasar sebotol tinta Yang membeli Pak tua renta Andai saja ku bisa pinta Yang kuingin hanyalah Satu satu ditambah dua Dua dua dikurang tiga Aku dan kamu hidup bersama Sekarang, esok dan Naik onta melihat rusa Ku jatuh cinta berjuta Dari jauh terlihat semu Datang dekat mencari paman Izinkan aku mencintaimu Cinta sepanjang putaran Setumpuk kertas digulung ombak Kertas pun lenyap diterjang perahu Walaupun nafas di ujung tombak Takkan menyerah dapatkan Ikan hiu naik ayunan I love you tujuh Kalau taruh sebuah bangku Letakkan saja di dekat kayu Kalau kau cinta padaku Bilang saja I LOVE Ke Maluku membawa gajah Gajah gemuk, taringnya basah Pesona cantikmu mekar di wajah Membuat jiwaku selalu Prajurit berjalan di atas jurang Berkicau keras burung kutilang Dari dulu hingga sekarang Cinta hakiki tak pernah Jual kemeja tak laku-laku Karena preman sering mengganggu Beribu insan yang mendekatiku Hanya Kamu yang aku Pohon jati berbuah kuaci Di dalam peti ada pembersih Cinta sejati cinta yang suci Semayam di hati buat Burung perkutut tersambar petir Kayu jati untuk diukir Jangan takut jangan khawatir Hatiku setia sampai Beli buku sampulnya tebal Buku ditaruh di atas bangku Ini serius, bukannya gombal Maukah kamu jadi pacarku?57. Sungguh indah kota Padang Gemerlap lampu bergoyang-goyang Dari awal beradu pandang Wajah indahmu Buaya betina panjang ekornya Datang meloncat ke pemandian Kamulah bunga, aku kumbangnya Maka cepatlah kita Beli jahe dicampur ketumbar Potong jahe di atas loyang Hendak bilang jantung pun berdebar Bilang I love You untukmu Rumah sehat layak dihuni Warnanya kalem di ruang tamu Panas-panas di siang ini Jadi adem ngelihat Buah mengkudu berdaun selasih Tumbuh tinggi di pohon jati Janganlah ragu, percaya kasih Cintaku ini cinta Ke danau Toba membeli duku Duku sepuluh buat bertamu Jauhi narkoba, dekatilah aku Narkoba membunuhmu, aku Buah mangga buah kweni Buah pisang dicuri rusa Mohon terima cintaku ini Kalau tidak, pedih Kuas hitam di atas kasur Kasur rusak disobek parang Tiap malam tak bisa tidur Karena memikirkan kamu Tambah sedap pake micin Iris bawang menjadi kecil Ku hadiahkan sebuah cincin Meski belinya masih Depan bandara banyak bangku Hilir mudik kanan dan kiri Tak kan pudar kasih sayangku Tambah erat hari ke Perahu layar ke tepian Dari hulu sungai Asahan Daripada hidup kesepian Mending cepat kita Obat kuat sungguh berkhasiat Dibelinya karena dapat wasiat Cintaku kuat dan paling dahsyat Selalu suci dan menjauhi Gunung barat di bawah bintang Lompati batu seekor ikan Walau banyak godaan datang Teguh cintaku tak Daging ayam dibuat gulai Buat makan di sore nanti Hanya dirimu paling bernilai Takkan pernah bisa Beli paku ditukar batu Beli lembu sama induknya Cinta suciku cukuplah satu Untuk kamu Ke kota Medan membeli susu Pohon jati daunnya rimbun Cintaku bukan cinta yang palsu Cintaku sejati sebening Perak perunggu tertimpa papan Aku menunggumu sampai kapan?74. Mama berpikir mencari taktik Agar menang melawan intrik Bila pelangi bisa kupetik Kujadikan kado yang Menulis surat di atas bangku Surat biru dibawa kepompong Cintaku ibarat sekeping kuku Selalu tumbuh meski Hati merindu pikiran melayang Burung merpati terbang tinggi Terkenang si dia terbayang-bayang Itulah tanda aku telah jatuh Ke toko besi beli paku Di sebelahnya jualan sagu Andai engkau tau isi hatiku Hanya dirimu yang selalu ku Minum jamu sambil berdiri Dijual satu jangan emosi Bila hatimu masih sendiri Bolehkah aku yang Pohon sagu, pohon meranti Cinta padamu takkan Buah kenari dibuat jamu Untuk hilangkan pandangan semu Ada pelangi di bola matamu Aku memandang tak Jalan-jalan ke kota Solo Lewat Jogja kabupaten Bantul Begini nasib seorang jomblo Hanya bisa memeluk Pergi ke hutan menebang kayu Boleh dijual ke Indramayu Wahai kamu berwajah ayu Siramilah hatiku biar tak Naik kereta bawa peniti Berangkat senja rasanya sepi Bila cinta mekar di hati Siang malam terbawa Sesat di jalan malu bertanya Tak kunjung tiba lelah rasanya Kujatuh cinta, sakit rasanya Maukah kamu jadi obatnya?85. Pohon kelapa berdaun pandan Terbang burung ke atas awan Kata mutiara tiada sepadan Karena dirimu memang Kanan kiri berliku-liku Demi mencari sebatang bambu Kamu adalah puisiku Terpatri indah di dalam Kalau ingin batu permata Menyelamlah ke dasarnya Kalau ingin sebuah cinta Aku siap Ke Italia membeli kemeja Kemeja biru di depan gereja Kusembahkan cinta seindah seroja Teruntuk dirimu yang Pergi ke kebun ambil pepaya Banyak petani sedang bekerja Tolong obati hati saya Dengan cinta darimu Pohon porang tinggi sebahu Daunnya layu terkena paku Semua orang pastilah tahu Kamu itu semangat Kucing persia, kucing anggora Semua dibawa sama Anjasmara Sebab apa aku riang gembira? Karena terkena panah Main gitar tak ada senar Matamu indah Roti busuk dalam penjara Hatiku tertusuk panah Ada buku di atas bangku Bukunya rusak terkena palu Sudikah engkau menikah denganku Diriku baik dan setia Ada gula ada semut Mataku suka, hatiku Ada unta di gurun sahara Ku punya cinta makin Kamar kos bentuknya persegi Disewa sama tukang roti Aku ucapkan selamat pagi Untuk dikau sang pemilik Harum wangi bunga selasih Tersiram hujan daunnya basah Kamu jadi curahan kasih Tempat tenangkan resah Kerja belum badannya berpeluh Kalau tersenyum hatiku Luka kaki harus diobati Perban sedikit biar tak daki Jika kau cari cinta sejati Ada di sini, aku yang Pergi ke pasar menaiki onta Jangan lupa membeli permata Tak peduli meskipun tua Yang penting kita saling Minum jamu rasanya kecut Lihat kamu, langsung Datang ke pasar bawa kuali Dibeli tujuh sama Pak bupati Saat berjumpa pertama kali Cinta langsung mekar di Kucing kesayangan namanya Mumu Bulunya rusak dan sudah rapuh Demi rasa cintaku kepadamu Lautan badai pun akan Tong kosong nyaring bunyinya Kalo hatimu kosong, bolehkah aku mengisinya?
pantun kasih sayang orang tua